Tugas Softskil Pengetahuan Teknologi Internet dan New Media
Minggu, 11 Oktober 2015
Posted by Unknown
Pengetahuan
Teknologi Internet dan New Media
Definisi
Perantara antara perangkat digital dengan manusia sebagai makhluk
sosial. Manusia dapat lebih interaktif dalam melakukan suatu interaksi sosial .
New media diartikan sebagai media sosial yang dapat mepermudah seseorang untuk
mendapatkan atau memberikan suatu informasi. Macam-macam bentuk New media dapat
berupa Blog, Website, Jejaring Sosial, Email, dan lain sebagainya yang dapat
digunakan untuk melakukan interaksi digital.
Sejarah
Internet
Internet
merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika
Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET [Advanced
Research Project Agency Network], di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana
dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan
komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET
merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat
dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal
bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission
Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan
awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu
Departemen Pertahanan Amerika Serikat [US Department of Defense] membuat sistem
jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah
vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk
menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat
mudah dihancurkan.
Pada
mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research
Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana
mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET
diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini
berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut
ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh
sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu MILNET untuk keperluan militer dan
ARPANET baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti,
universitas-universitas. Dan gabungan kedua jaringan tersebut, akhirnya dikenal
dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
New Media
Kosep Dasar New Media
mendefinisikan dengan menggunakan proposisi sederhana :
- New Media sebagai Mix Budaya Antara Konvensi yang ada dan Konvensi Perangkat Lunak
"Media Baru hari ini dapat dipahami sebagai campuran antara konvensi
budaya yang lebih tua untuk representasi data, akses, dan manipulasi dan
konvensi terbaru dari representasi data, akses, dan manipulasi itu.
"tua" Data adalah representasi dari realitas visual dan pengalaman
manusia, dan "baru" Data adalah data numerik komputer ini terus
keluar dari tombol "kreatif" keputusan, dan didelegasikan kepada
posisi teknisi.. " misalnya Dalam film, perangkat lunak digunakan di
beberapa daerah produksi, dalam diri orang lain dibuat menggunakan animasi
komputer.
- New Media sebagai Estetika yang menemani Tahap Awal Baru Setiap Media modern dan Teknologi Komunikasi
"Sementara kiasan ideologis memang tampaknya akan muncul kembali lebih
teratur, strategi estetik banyak mungkin muncul kembali dua atau tiga kali. Agar
pendekatan ini akan benar-benar berguna itu tidak akan cukup untuk hanya nama
strategi dan kiasan dan untuk merekam momen penampilan mereka, melainkan kita
harus mengembangkan analisis yang komprehensif banyak lagi yang berkorelasi
sejarah teknologi dengan sosial, sejarah politik, dan ekonomis atau periode
modern. "
- New Media sebagai Eksekusi Cepat Eksekusi Algoritma Sebelumnya secara manual atau melalui Teknologi Lain
Komputer adalah mempercepat-besar apa yang sebelumnya teknik manual.
kalkulator misalnya. "Secara dramatis mempercepat eksekusi membuat mungkin
sebelumnya tidak ada teknik yang representasional." Hal ini juga
memungkinkan banyak bentuk-bentuk baru seni media seperti multimedia interaktif
dan permainan komputer. "Pada satu tingkat, sebuah komputer digital modern
hanyalah sebuah kalkulator cepat, kita tidak harus mengabaikan identitas
lainnya. Yang dari alat kontrol sibernetik"
- New Media sebagai Encoding dari Avant-Garde Modernis. New Media sebagai Metamedia
Manovich menyatakan bahwa tahun 1920 lebih relevan dengan New Media
daripada jangka waktu lainnya Meta-media yang bertepatan dengan postmodernisme
dalam bahwa mereka berdua bekerja mengolah tua daripada menciptakan yang baru
bekerja. Media baru avant-garde "adalah tentang cara-cara baru untuk
mengakses dan memanipulasi informasi" (hypermedia misalnya, database,
mesin pencari, dll). Meta-media adalah sebuah contoh bagaimana kuantitas dapat
berubah menjadi kualitas seperti dalam teknologi media baru dan teknik
manipulasi dapat "recode estetika modernis menjadi estetika postmodern
sangat berbeda."
- Media baru versus Cyberculture
Cyberculture adalah berbagai fenomena sosial yang berkaitan dengan internet
dan jaringan komunikasi (blog, online multi-player game), sedangkan New Media
adalah lebih peduli dengan benda-benda budaya dan paradigma (digital untuk
televisi analog, iPhone).
- New Media sebagai Teknologi Komputer Digunakan sebagai Platform Distribusi
New Media adalah obyek budaya yang menggunakan teknologi komputer digital
untuk distribusi dan pameran. misalnya (setidaknya untuk sekarang) internet,
situs Web, multimedia komputer, Blu-ray disk dll Masalah dengan hal ini adalah
bahwa definisi harus direvisi setiap beberapa tahun. Istilah "media
baru" tidak akan "baru" lagi, karena kebanyakan bentuk budaya
akan didistribusikan melalui komputer.
- New Media sebagai Data Digital Dikendalikan oleh Software
Bahasa New
Media didasarkan pada asumsi bahwa, pada kenyataannya, semua benda budaya yang
mengandalkan representasi digital dan komputer-berbasis pengiriman melakukan
berbagi sejumlah kualitas umum. Media baru dikurangi menjadi data digital yang
dapat dimanipulasi oleh perangkat lunak sebagai data lainnya. Sekarang operasi
media dapat membuat beberapa versi dari objek yang sama. Contohnya adalah
gambar disimpan sebagai data matriks yang dapat dimanipulasi dan diubah sesuai
dengan algoritma tambahan yang diimplementasikan, seperti inversi warna,
abu-abu-skala, mengasah, rasterizing, dll
Internet
Internet (kependekan dari interconnection-networking)
adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control
Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching
communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian
internet yang terbesar dinamakan Internet.
Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking (antarjaringan).
Pengguna internet
Pengguna
internet biasa disebut dengan netter. Dalam penggunaan internet terdapat
beberapa bidang. Salah satunya sebagai bidang bisnis, penyebaran berita,
permainan, dan multimedia.
Contoh :
Contoh
Internet Pada bidang
multimedia yaitu seperti youtube yang menyediakan konten berupa video dari
belahan dunia, gudanglagu yang menyediakan konten lagu-lagu beserta liriknya dan
lain-lain.
Penerapan
New Media
Pada
penerapannya saya akan mengambil satu contoh yaitu mengenai Media Sosial. Sebelum jaman seperti sekarang ini orang-orang yang ingin Bersosialisasi harus memnemui langsung atau secara nyata orang nya , namun seiring perkembangan internet dan
new media sekarang ini hanya dengan memiliki akun dari salah satu media social
anda dapat dengan sangat mudah menemukan ratusan bahkan ribuan teman dan bias
saling berinteraksi secara cyber.
Sangat
mudah untuk membuat akun pada media social hanya dengan email dan setting akun
anda sudah bias menikmati berbagai fasilitas dari media social tersebut sebagai
contoh facebook , anda dapat meng-upload foto , chatting , bahkan berbagi video
dengan teman anda.
Manfaat
new media
Adanya teknologi New Media sangatlah bermanfaat bagi kita sebagai
makhluk sosial untuk mendapatkan berbagai macam informasi. New Media tidak
membatasi sumber daya, dan tidak membatasi adanya pengalaman yang interaktif.
Beberapa kelebihan yang dapat saya angkat dari New Media diantaranya :
New Media meningkatkan kecepatan berkomunikasi dengan orang lain
New Media membantu kita menjalankan komunikasi yang interaktif dan tidak sekedar 2 arah saja.
New Media meningkatkan kecepatan berkomunikasi dengan orang lain
New Media membantu kita menjalankan komunikasi yang interaktif dan tidak sekedar 2 arah saja.
Komponen new media
Komponen yang
terlibat dalam terbentuknya media baru adalah masyarakat dimana adanya tindakan
masyarakat yang membuat seseorang atau beberapa pihak mencoba mempermudah
sesuatu yang rutin dilakukan oleh masyarakat. Contoh new media didalam internet
yang digunakan masyarakat sebagai kebutuhan sehari-hari adalah berita
elektronik, pesan elektronik, pembelanajaan elektronik, jual beli online dan
lain sebagainya. Mungkin beginilah alur terbentuknya new media.
Pandangan new media
Menurut
pandangan saya new media merupakan sebuah inovasi yang bagus, karena kita dapat
memperoleh informasi yang kita inginkan dengan cepat dan mudah. Semua itu harus
didukung dengan koneksi internet yang cepat dan stabil, itulah jantung dari New
Media. Dengan adanya New Media ini kita bukan hanya memperoleh tetapi kita dapat
berbagi informasi yang mungkin dibutuhkan oleh seseorang.
Aplikasi new media
Beberapa contoh aplikasi didalam internet yang mengembangkan new
media, yaitu:
§ google, altavista, yahoo dan website sejenisnya yang merupakan aplikasi
pencarian sejumlah kata yang terdapat didalam website untuk mencari berita.
§ CNN, BBC, detik, okezone dan berbagai website sejenisnya yang dibuat untuk
memberikan berita secara cepat sebagai pengganti koran/majalah.
§ Youtube, seleb.tv, metacave dan website sejenisnya yang menyediakan layanan
membagikan video atau menampilkannya sebagai sarana hiburan dan berita secara
audio visual.
§ Twitter, facebook, friendster dan website sejenisnya yang menyediakan
layanan mini blog dan social network sebagai sarana komunikasi langsung yang
sengaja dibagikan kepata publik.
§ BSE, e-dukasi.net, ilmukomputer,com yang menyediakan layanan pendidikan
secara online berupa pembahasan-pembahasan materi pendidikan dan ada yang
menyediakan buku elektronik (e-book)
Digital Television (Televisi Digital)
Televisi digital atau DTV adalah
jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan
alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal
digital berbentuk bit data seperti komputer.
Digital
Televisi
digital (bahasa Inggris: Digital
Television, DTV)atau penyiaran digital adalah jenis televisi yang menggunakan
modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio dan
data ke pesawat televisi. TV Digital bukan berarti pesawat televisinya yang
digital, namun lebih kepada sinyal yang dikirimkan adalah sinyal digital atau
mungkin yang lebih tepat adalah siaran digital (Digital Broadcasting). Televisi
resolusi tinggi atau high-definition television (HDTV), yaitu: standar televisi
digital internasional yang disiarkan dalam format 16:9 (TV biasa 4:3) dan
surround-sound 5.1 Dolby Digital. TV digital memiliki resolusi yang jauh lebih tinggi dari standar lama. Penonton melihat gambar berkontur
jelas, dengan warna-warna matang, dan depth-of-field yang lebih luas daripada
biasanya. HDTV memiliki jumlah pixel hingga 5 kali standar analog PAL yang
digunakan di
Analog
Televisi
analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan/atau
frekuensi dari sinyal. Seluruh
sistem sebelum Televisi
digital dapat
dimasukan ke analog. Sistem yang dipergunakan dalam televisi analog NTSC (national Television
System Committee), PAL, dan SECAM.
Refrensi :
http://newmediamogul.net/home/
Daftar Pertanyaan dan Jawaban
1.
Apa yang dimaksud dengan Ilmu Sosial Dasar?
Jawab : Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang bisa di
gunakan untuk meneliti permasalahan yang ada di masyarakat, khususnya
masalah-masalah yang terdapat di masyarakat Indonesia, dengan menggunakan cara-cara
yang berasal dari berbagai bidang ilmu pengetahuan keahlian dalam lapangan
ilmu-ilmu sosial.
2.
Apakah tujuan Ilmu Sosial Dasar?
Jawab : Ilmu sosial dasar
bertujuan untuk membantu perkembangan pemikiran dan kepribadian masyarakat agar
wawasan masyarakat menjadi lebih luas, khususnya
berkenaan dgn sikap dan tingkah laku masyarakat dalam menghadapi masyarakat
lain, serta sikap dan tingkah laku masyarakat-masyarakat lain terhadap
masyarakat yang bersangkutan secara timbal balik.
3. Apa sajakah ruang lingkup dari
Ilmu Sosial Dasar?
Jawab
:
a.
Kenyataan-kenyataan
sosial yang ada di dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah
sosial tertentu. Kenyataan-kenyataan social tersebut sering ditanggapi secara
berbeda oleh para ahli ilmu sosial. Karena adanya perbedaan latar belakang
disiplin ilmu atau sudut pandangnya.
b. Konsep-konsep
social atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi
pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari
masalah-masalah sosial. Sebagai contoh dari konsep dasar semacam ini misalnya
konsep keanekaragaman, dan konsep kesatuan sosial.
4. Apa
perbedaan antara Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu Pengetahuan Sosial?
Jawab : Perbedaan ilmu pengetahuan
sosial dan ilmu sosial dasar adalah banyak sekali yaitu: Ilmu Sosial Dasar
diberikan pada waktu kita menjenjang kuliah sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial
yang diberikan pada waktu kita duduk di bangku Sekolah Dasar dan juga sekolah
lanjutan, Ilmu sosial dasar ilmu yang menjuru pada satu bidang atau hanya
berpatokan pada bidang nilai cara bersosialisasi dengan sesama manusia
sedangkan Ilmu pengetahuan sosial adalah ilmu yang mempunyai banyak bidang dan
tujuan sama yaitu demi bersosialisai dengan dibagi menjadi beberapa bidang
seperti itu ilmu pengetahuan sosial mempunyai banyak kegunaan, Ilmu sosial
dasar mengambil nilai suatu sosial dari fakta dan juga teori nilai akan tetapi
Ilmu pengetahuan sosial semuanya penuh dengan perhitungan yang tepat.
5. Apa
persamaan antara Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu Pengetahuan Sosial?
Jawab : Persamaan
Ilmu sosial dasar dan Ilmu pengetahuan sosial :
- Merupakan ilmu yang sama-sama menggunakan ilmunya untuk bersosilisasi dengan macam-macam kebutuhannya
- Ilmu yang kita dapatkan semenjak kita duduk dibangku sekolah sampai jenjang kuliah
- Suatu nilai utama yang dibutuhkan untuk manusia dalam berinteraksi dan juga berorganisai
- Fakta, teori, konsep, perhitungan yang tepat adalah unsur yang diambil dalam kedua ilmu tersebut
6.
Apa saja bahan pembelajaran pada Ilmu Sosial Dasar?
Jawab
: Ilmu Sosial
Dasar dikelompokkan dalam 3 kelompok besar yaitu :
- Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ) bertujuan untuk mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah.
- Ilmu-ilmu sosial ( social scince ). Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.
- Pengetahuan budaya ( the humanities ). Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Jawab : Menurut saya walaupun Negara Indonesia merupakan Negara demokrasi, tapi masih ada terjadinya diskriminasi terhadap rakyat-rakyat kecil. Contohnya seperti hukuman yang diterima pencuri ayam yang dipidana lebih berat dibandingkan dengan para koruptor yang memakan hak orang lain.
8. ISD termasuk program pendidikan umu
( MKDU ) , tujuan dari MKDU adalah untuk ......
Jawab : memperluas cakrawala perhatian dan pengetahuan para
mahasiswa sehingga tidak
terbatas pada bidang pengetahuan
keahlian golongan asal masing-masing.
9. Kapan kebudayaan Hindu-Budha masuk ke
Indonesia. Sebutkan peninggalan dari kebudayaan tersebut?
10. Pada abad keberapakah kebuayaan islam masuk keindonesia
11. Bagaimana opini anda tentang kebudayaan barat di indonesia?
12. Apa yang dimaksud individu?
13. Sebutkan contoh kecil dari kelompok sosial dalam tatanan keluarga?
14. Apakah pertumbuhan individu?
15. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan individu?
16. Jelaskan pengertian dari keluarga!
17. Jelaskan macam-macam fungsi keluarga!
18. Jelaskan
peranan dari masing-masing anggota keluarga!
19. Bagaimana
hubungan individu dengan masyarakat!
Pada ke-3 dan ke-4 agama Hindu masuk
ke Indonesia, khususnya pulau jawa.
Hindu yang berasal dari india itu berlangsung luwes dan mantap. Pada abad ke-5, ajaran budha masuk ke Indonesia, khusussnya ke sekitar pulau jawa.Agama budha dapat dikatakan berpandanagn lebih maju dari pada Hinduisme, sebab budha tidak menghendaki adanya kasta-kasta dalam kehidupan atu masyarakatnya.
contoh peninggalan kebudayaan tersebut adalah Borobudur,prambanan,mendut,kalasan.badut,kidal,jago,singosari, dan disekitarnya. Antara jawa tengah dan jawa timur.
Hindu yang berasal dari india itu berlangsung luwes dan mantap. Pada abad ke-5, ajaran budha masuk ke Indonesia, khusussnya ke sekitar pulau jawa.Agama budha dapat dikatakan berpandanagn lebih maju dari pada Hinduisme, sebab budha tidak menghendaki adanya kasta-kasta dalam kehidupan atu masyarakatnya.
contoh peninggalan kebudayaan tersebut adalah Borobudur,prambanan,mendut,kalasan.badut,kidal,jago,singosari, dan disekitarnya. Antara jawa tengah dan jawa timur.
10. Pada abad keberapakah kebuayaan islam masuk keindonesia
Pada abad ke-15 dan 16, agama Islam
telah berkembang di Indonesia. Oleh para pemuka-pemuka atau tokoh-tokoh Islam
yang sering kita dengar dengan sebutan Wali Songo. Titik sentral penyebaran
agama Islam pada abad itu berada di pulau Jawa. Sebenarnya agama Islam masuk ke
Indonesia. Khhususnya kepulau jawa sebelum abad ke-11 Sudah ada wanita Islam
yang dimakam kan di kota Gresik. Masuknya agama Islam ke Indonesia, berlangsung
secara damai da tentram tanpa ada yang syirik ayaupun dendam. Hal ini
disebabkan karena Islam dimasukan ke Indonesia tidak dengan secara paksa.
Melainkan dengan cara baik-baik. Disamping itu disebabkan oleh sikaf toleransi
yang dimmiliki bangsa kita.
Agama Islam berkembang pesat di Indonesia dan menjadi agama yang mendapat penganut sebagian besar penduduk Indonesia. Tak dapat dipungkiri lagi, bahwa kebudayaan islam member sahan yang besar bagi perkembangn kebudayaan dan kepribadian bangsa Indonesia.
Agama Islam berkembang pesat di Indonesia dan menjadi agama yang mendapat penganut sebagian besar penduduk Indonesia. Tak dapat dipungkiri lagi, bahwa kebudayaan islam member sahan yang besar bagi perkembangn kebudayaan dan kepribadian bangsa Indonesia.
11. Bagaimana opini anda tentang kebudayaan barat di indonesia?
Menurut saya, kebudayaan barat
diindonesia member warna terhadap corak lain dari kebudayaan dan kepribadian
bangsa Indonesia. Awal kebudayaan barat masuk ke Negara tercinta republic
Indonesia ketika kaum kolonilisme atau yang kita sering dengar dengan sebutan
penjajah masuk ke Indonesia, terutama bangsa belanda yang pernah menjajah
Negara kita ini. Kebudayaan barat seperti belanda mulai menguasai
perdagangan di Indonesia. Berlanjut denag banyaknya pemerintahan colonials
belanda, di kota-kota provinsi, dan munculnya bangunan dengan gaya arsitektur
barat. Dalam kurun waktu itu jga, kota-kota pusat pemerintahan Indonesia
semuanya dikuasai oleh belanda. Itu sebabnya mengapa adanya kebudayaan barat
dinegeri kita ini.
12. Apa yang dimaksud individu?
Individu berasal dari kata individum (Latin), Yaitu satuan
kecil yang tidak dapat dibagi lagi. Individu menurut konsep Sosiologis berarti
manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di
dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga,
rasa, rasio, dan rukun.
13. Sebutkan contoh kecil dari kelompok sosial dalam tatanan keluarga?
Umpama
keluarga sebagai kelompok sosial yang terkecil terdiri dari ayah, ibu dan anak.
Ayah merupakan individu yang sudah tidak dapat dibagi lagi, demikian pula Ibu.
Anak masih dapat dibagi sebab dalam suatu keluarga jumlah anak dapat lebih dari
satu.
14. Apakah pertumbuhan individu?
Terjadinya
perubahan pada seseorang secara tahap demi tahap karena pengaruh baik dari
pengalamaan atau empire luar melalui panca indra yang menimbulkan pengalaman
dalam mengenai keadaan batin sendiri yang menimblkan reflexions
15. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan individu?
a.
Faktor Natavistik
Faktor yang dibawa sejak lahir
b. Faktor pendiri Emperistik dan Environmentalistik
Pertumbuhan individu semata-mata tergantung pada lingkungan
Sedang dasar tidak berperan sama sekali
c. Faktor pendiri konvengsi dan interaksionisme
- Konsepsi konvergensi yaitu menganggap pertumbuhan individu itu ditentukan
oleh dasar ( bakat ) dan lingkungan
- Konsepsi Interaksionisme
Yang berbanding dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan individu
Faktor yang dibawa sejak lahir
b. Faktor pendiri Emperistik dan Environmentalistik
Pertumbuhan individu semata-mata tergantung pada lingkungan
Sedang dasar tidak berperan sama sekali
c. Faktor pendiri konvengsi dan interaksionisme
- Konsepsi konvergensi yaitu menganggap pertumbuhan individu itu ditentukan
oleh dasar ( bakat ) dan lingkungan
- Konsepsi Interaksionisme
Yang berbanding dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan individu
16. Jelaskan pengertian dari keluarga!
Keluarga adalah unit / satuan masyarakat
yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat.
Kelompok ini, dalam hubungannya dengan perkembangan individu, sering dikenal
dengan sebutan primary group. Kelompok inilah yang melahirkan individu dengan
berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat.
17. Jelaskan macam-macam fungsi keluarga!
Fungsi Biologis
Dengan fungsi ini
diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan – persiapan
perkawinan bagi anak-anaknya.
Fungsi Pemeliharaan
Keluarga
diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotannya dapat terlindung dari
gangguan – gangguan sebagai berikut :
Gangguan udara dengan
berusaha menyediakan rumah;
Gangguan penyakit
dengan berusaha menyediakan obat-obatan;
Gangguan bahaya dengan
berusaha menyediakan senjata, pagar tembok, dll.
Fungsi Ekonomi
Keluarga
berusaha menyediakan kebutuhan manusia yang pokok yaitu :
Kebutuhan makan dan
minum
Kebutuhan pakaian untuk
menutup tubuhnya
Kebutuhan tempat
tinggal
Fungsi Sosial
Dengan
fungsi ini keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya bekal-bekal
selengkapnya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh
masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan mereka
jalankan kelak bila sudah dewasa. Dengan demikian terjadi apa yang disebut
dengan istilah sosialisasi.
1. Peranan
Ayah : Ayah sebagai suami dari istri dan anak-anak, berperan sebagai pencari
nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga,
sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota dari kelompok
sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya.
2.
Peranan Ibu : Sebagai istri dan ibu dari
anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh
dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari
peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya,
disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam
keluarganya.
3.
Peran Anak : Anak-anak melaksanakan peranan
psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan
spiritual.
Hubungan
individu dengan masyarakat terletak dalam sikap saling menjungjung hak dan
kewajiban manusia sebagai individu dan manusia sebagai makhluk sosial. Mana
yang menjadi hak individu dan hak masyarakat hendaknya diketahui dengan
mendahulukan hak masyarakat daripada hak individu. Gotong royong adalah hak
masyarakat, sedangkan rekreasi dengan keluarga, hiburan, shopping adalah hak
individu yang semestinya lebih mengutamakan hak masyarakat.
20. Apa yang dimaksud urbanisasi?
Urbanisasi adalah suatu proses
berpindahnya penduduk dari desa ke kota atau dapat pula dikatakan urbanisasi
merupakan proses terjadinya masyarakat perkotaan.
Hai Ketemu lagi nih sama saya pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentas kasta dalam kehidupan berserta contoh nya .
Sampai saat ini umat Hindu di Indonesia khususnya di Bali masih mengalami polemik. Hal ini menyebabkan ketidaksetaraan status sosial diantara masyarakat Hindu. Masalah ini muncul karena pengetahuan dan pemahaman yang dangkal tentang ajaran Agama Hindu dan Kitab Suci Weda yang merupakan pedoman yang paling ampuh bagi umat Hindu agar menjadi manusia yang beradab yaitu memiliki kemampuan bergerak (bayu), bersuara (sabda) dan berpikir (idep) dan berbudaya yaitu menghormati sesama ciptaan Tuhan Yang Maha Esa tanpa membedakan asal usul keturunan, status sosial, dan ekonomi.
Banyak Orang terpengaruh terhadap propaganda pandangan orang-orang Barat tentang Kasta, padahal di Hindu (Veda) tidak ada kasta yang ada adalah "WARNA".
Apa itu KASTA..?
Kasta, dalam Dictionary of American English disebut: Caste is a group resulting from the division of society based on class differences of wealth, rank, rights, profession, or job. Uraian lebih luas ditemukan pada Encyclopedia Americana Volume 5 halaman 775; asal katanya adalah “Casta” bahasa Portugis yang berarti kelas, ras keturunan, golongan, pemisah, tembok, atau batas.
Timbulnya istilah kasta dalam masyarakat Hindu adalah karena adanya proses sosial (perkembangan masyarakat) yang mengaburkan pengertian warna. Pengaburan pengertian warna ini melahirkan tradisi kasta yang membagi tingkatan seseorang di masyarakat berdasarkan kelahiran dan status keluarganya. Istilah "kasta" tidak diatur di dalam kitab suci Weda. Kata "Kasta" itu sendiri dalam bahasa Sanskerta berarti "kayu".
Empat Kasta tidak sama dengan Catur Warna dalam Weda. Kasta tidak pernah ada dalam tradisi Hindu baik Zamannya Wayang Mahabaratamaupun Zaman Majapahit. Kasta mulai ada di India semenjak kedatangan Bangsa Arab dan Kristen, Bangsa Arab dan Kristen terbiasa dengan perbudakan (baca Imamat,timotius dll, Juga An Nisaa, al Mu’kminuum).
Istilah kasta dilekatkan pada agama Hindu mulai ada semenjak Max Muller, menterjemahkan Weda kedalam Bhs Inggris. Max Muller menterjemahkan Catur Warna sama dengan empat colour/ras. bukti kesalahan Muller: Bagawan Wiyasa ( jawa disebut Abiyoso) berkulit hitam,hidung lebar,bibir tebal, mata mellotot, jelas bukan ras Arya yang berkulit terang, hidung mancung, mata biru. Kasta yang kaku tidak pernah ada di India sebelumnya contohnya: Bambang ekalaya seorang rakyat biasa bisa menjadi ksatrya, Radeya anak kusir kereta bisa menjadi adipati/ ksatrya, Govinda anak gembala sapi bisa menjadi raja, Narada anak pelayan (Babu) bisa menjadi Brahmana. Di Jawa sebelum runtuhnya Majapahit seorang perampok Ken Arok, bisa menjadi Raja, seorang pengangon kuda, Damar Wulan bisa menjadi Raja Majapahit dengan gelar Brawijaya. di Bali kasta mulai ada semenjak runtuhnya majapahit. Setelah kedatangan pendeta suci Danghyang Nirarta yang pindah ke bali akibat terdesak kerajaan Islam dan kemudian diangkat jadi penasehat Raja Gelgel. Danghyang Nirarta tiba di Bali sekitar abad 15, hamper bersamaan dengan kedatangan Portugis di India (kerajaan Goa India jatuh ketangan Portugis th. 1511 ) dan Istilah kasta mulai diperkenalkan di India.
Kasta sebenarnya ada di mana-mana ketika peradaban belum begitu maju. Atau kelas-kelas sosial di masyarakat ini berusaha dilestarikan oleh golongan tertentu yang kebetulan “berkasta tinggi”. Dari sini muncul istilah-istilah yang sesungguhnya adalah versi lain dari kasta, seperti “berdarah biru”, “kaum bangsawan” dan sebagainya yang menandakan mereka tidak bisa dan tak mau disamakan dengan masyarakat biasa. Bagi mereka yang berada “di atas” entah dengan sebutan “darah biru” atau “bangsawan” umumnya mempunyai komplek pemukiman yang disebut keraton atau puri.
Di masa sekarang ini, kraton atau puri tentu tak punya kuasa apa-apa, namun penghuninya berusaha untuk tetap melestarikannya. Ada pun penerimaan masyarakat berbeda-beda, ada yang mau menghormati ada yang bersikap biasa saja.
Di India kasta itu jumlahnya banyak sekali. Hampir setiap komunitas dengan kehidupan yang sama menyebut dirinya dengan kasta tertentu. Para pembuat gerabah pun membuat kasta tersendiri.
Di Bali juga unik.
Riwayat Kasta dibali dimulai ketika Bali dipenuhi dengan kerajaan-kerajaan kecil dan Belanda datang mempraktekkan politik pemecah belah, kasta dibuat dengan nama yang diambilkan dari ajaran Hindu, Catur Warna. Lama-lama orang Bali pun bingung, yang mana kasta dan yang mana ajaran Catur Warna. Kesalah-pahaman itu terus berkembang karena memang sengaja dibuat rancu oleh mereka yang terlanjur “berkasta tinggi”.
Pada masyarakat Hindu di Bali, terjadi kesalahan pahaman kasta dibali dan kekaburan dalam pemahaman dan pemaknaan warna, kasta, dan wangsa yang berkepanjangan. Dalam agama Hindu tidak dikenal istilah Kasta. Istilah yang termuat dalam kitab suci Veda adalah Warna. Apabila kita mengacu pada Kitab Bhagavadgita, maka yang dimaksud dengan Warna adalah Catur Warna, yakni pembagian masyarakat menurut Swadharma (profesi) masing-masing orang. Sementara itu, yang muncul dalam kehidupan masyarakat Bali adalah Wangsa, yaitu sistem kekeluargaan yang diatur menurut garis keturunan. Wangsa tidak menunjukkan stratifikasi sosial yang sifatnya vertikal (dalam arti ada satu Wangsa yang lebih tinggi dari Wangsa yang lain). Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada warga masyarakat yang memiliki pandangan bahwa ada suatu Wangsa yang dianggap lebih tinggi daripada Wangsa yang lain. Untuk merubah pandangan seperti ini memang perlu sosialisasi dan penyamaan persepsi. Oleh karena itu, lebih baik tidak diperdebatkan lagi.
Yang jadi persoalan, ketika kasta diperkenalkan di Bali di masa penjajahan itu, nama-nama yang dipakai adalah nama Catur Warna: Brahmana, Kesatria, Wesya, Sudra. Jadi, pada saat itu semua fungsi Catur Warna diambil alih oleh kasta, termasuk gelarnya.
Celakanya kemudian, gelar-gelar itu diwariskan turun temurun, diberikan kepada anak-anaknya tak peduli apakah anak itu menjalankan fungsi sosial yang sesuai dengan ajaran Catur Warna atau tidak. Contohnya, kalau orang tuanya bergelar Cokorde, jabatan raja untuk di daerah tertentu, anaknya kemudian otomatis diberi gelar Cokorde pada saat lahir. Kalau orangtuanya Anak Agung, juga jabatan raja untuk daerah tertentu, anaknya yang baru lahir pun disebut Anak Agung. Demikianlah bertahun-tahun, bahkan berganti abad, sehingga antara kasta dan ajaran Catur Warna ini menjadi kacau.
Dalam pergaulan sehari-hari pun masyarakat yang berkasta sudra (Jaba) berkedudukan sangat rendah. Seperti misalnya seorang yang berasal dari kasta sudra harus menggunakan Sor Singgih Basa, untuk menghormati kasta-kasta yang lebih tinggi.
Kasta itu dibuat dan dikemas sesuai dengan garis keturunan Patrinial, diantaranya:
KEHIDUPAN KEMASYARAKATAN KASTA
Pada jaman dahulu, kasta sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Hindu di Bali. Kasta di Bali mulai kental saat masa penjajahan Belanda, sehingga penjajah dapat dengan leluasa memisahkan raja dengan rakyatnya. Selama berabad-abad penduduk Bali telah diajari bahwa kasta yang tinggi harus lebih dihormati, sehingga bila kita berbicara dengan orang yang berkasta tinggi, baik lebih muda, lebih tua, atau seusia, kita harus menggunakan bahasa bali yang halus. Tetapi bila bicara dengan orang berkasta rendah, kita tidak diwajibkan menggunakan bahasa halus.
Misalnya ada seorang ketua organisasi berkasta Waisya, dengan salah seorang anggotanya berkasta Brahmana. Secara otomatis, ketua organisasi tersebut harus menggunakan kata-kata yang halus kepada anggotanya yang berkasta brahmana tersebut. Ada juga kasus seperti seorang guru yang memiliki kasta lebih rendah dari muridnya. Guru tersebut harus berkata sopan kepada muridnya yang berkasta tinggi. Walau begitu, bukan berarti sang murid dapat bertindak sewenang-wenang seperti berkata tidak sopan terhadap gurunya.
Selain perbedaan dalam menggunakan bahasa, kasta juga mempengaruhi tatanan upacara adat dan agama, seperti pernikahan, dan tempat sembahyang. Pada Pura-Pura besar (seperti Pura Besakih), semua kasta bisa sembahyang dimana saja, tetapi pada Pura-Puta tertentu yang lebih kecil, ada pembagian tempat sembahyang antara satu kasta dengan kasta yang lain, agar tidak tercampur.
KASTA DALAM PERNIKAHAN
Kasta juga sangat sering menjadi pro dan kontra, terutama dalam masalah pernikahan. Pada jaman dulu, masyarakat Bali tidak diperbolehkan menikah dengan kasta yang berbeda, layaknya pernikahan beda agama dalam Islam. Seiring perkembangan jaman, aturan tersebut seharusnya sudah tidak berlaku lagi. Namun sebagian penduduk Bali masih ada yang mempermasalahkan pernikahan beda kasta.
Pernikahan beda kasta sendiri ada dua macam, yaitu :
Demikian pembahasan singkat yang dapat saya jelaskan tentang kasta dalam kehidupan sosail ... kurang lebih nya mohon maaf terimakasih
Sampai saat ini umat Hindu di Indonesia khususnya di Bali masih mengalami polemik. Hal ini menyebabkan ketidaksetaraan status sosial diantara masyarakat Hindu. Masalah ini muncul karena pengetahuan dan pemahaman yang dangkal tentang ajaran Agama Hindu dan Kitab Suci Weda yang merupakan pedoman yang paling ampuh bagi umat Hindu agar menjadi manusia yang beradab yaitu memiliki kemampuan bergerak (bayu), bersuara (sabda) dan berpikir (idep) dan berbudaya yaitu menghormati sesama ciptaan Tuhan Yang Maha Esa tanpa membedakan asal usul keturunan, status sosial, dan ekonomi.
Banyak Orang terpengaruh terhadap propaganda pandangan orang-orang Barat tentang Kasta, padahal di Hindu (Veda) tidak ada kasta yang ada adalah "WARNA".
Apa itu KASTA..?
Kasta, dalam Dictionary of American English disebut: Caste is a group resulting from the division of society based on class differences of wealth, rank, rights, profession, or job. Uraian lebih luas ditemukan pada Encyclopedia Americana Volume 5 halaman 775; asal katanya adalah “Casta” bahasa Portugis yang berarti kelas, ras keturunan, golongan, pemisah, tembok, atau batas.
Timbulnya istilah kasta dalam masyarakat Hindu adalah karena adanya proses sosial (perkembangan masyarakat) yang mengaburkan pengertian warna. Pengaburan pengertian warna ini melahirkan tradisi kasta yang membagi tingkatan seseorang di masyarakat berdasarkan kelahiran dan status keluarganya. Istilah "kasta" tidak diatur di dalam kitab suci Weda. Kata "Kasta" itu sendiri dalam bahasa Sanskerta berarti "kayu".
Empat Kasta tidak sama dengan Catur Warna dalam Weda. Kasta tidak pernah ada dalam tradisi Hindu baik Zamannya Wayang Mahabaratamaupun Zaman Majapahit. Kasta mulai ada di India semenjak kedatangan Bangsa Arab dan Kristen, Bangsa Arab dan Kristen terbiasa dengan perbudakan (baca Imamat,timotius dll, Juga An Nisaa, al Mu’kminuum).
Istilah kasta dilekatkan pada agama Hindu mulai ada semenjak Max Muller, menterjemahkan Weda kedalam Bhs Inggris. Max Muller menterjemahkan Catur Warna sama dengan empat colour/ras. bukti kesalahan Muller: Bagawan Wiyasa ( jawa disebut Abiyoso) berkulit hitam,hidung lebar,bibir tebal, mata mellotot, jelas bukan ras Arya yang berkulit terang, hidung mancung, mata biru. Kasta yang kaku tidak pernah ada di India sebelumnya contohnya: Bambang ekalaya seorang rakyat biasa bisa menjadi ksatrya, Radeya anak kusir kereta bisa menjadi adipati/ ksatrya, Govinda anak gembala sapi bisa menjadi raja, Narada anak pelayan (Babu) bisa menjadi Brahmana. Di Jawa sebelum runtuhnya Majapahit seorang perampok Ken Arok, bisa menjadi Raja, seorang pengangon kuda, Damar Wulan bisa menjadi Raja Majapahit dengan gelar Brawijaya. di Bali kasta mulai ada semenjak runtuhnya majapahit. Setelah kedatangan pendeta suci Danghyang Nirarta yang pindah ke bali akibat terdesak kerajaan Islam dan kemudian diangkat jadi penasehat Raja Gelgel. Danghyang Nirarta tiba di Bali sekitar abad 15, hamper bersamaan dengan kedatangan Portugis di India (kerajaan Goa India jatuh ketangan Portugis th. 1511 ) dan Istilah kasta mulai diperkenalkan di India.
Kasta sebenarnya ada di mana-mana ketika peradaban belum begitu maju. Atau kelas-kelas sosial di masyarakat ini berusaha dilestarikan oleh golongan tertentu yang kebetulan “berkasta tinggi”. Dari sini muncul istilah-istilah yang sesungguhnya adalah versi lain dari kasta, seperti “berdarah biru”, “kaum bangsawan” dan sebagainya yang menandakan mereka tidak bisa dan tak mau disamakan dengan masyarakat biasa. Bagi mereka yang berada “di atas” entah dengan sebutan “darah biru” atau “bangsawan” umumnya mempunyai komplek pemukiman yang disebut keraton atau puri.
Di masa sekarang ini, kraton atau puri tentu tak punya kuasa apa-apa, namun penghuninya berusaha untuk tetap melestarikannya. Ada pun penerimaan masyarakat berbeda-beda, ada yang mau menghormati ada yang bersikap biasa saja.
Di India kasta itu jumlahnya banyak sekali. Hampir setiap komunitas dengan kehidupan yang sama menyebut dirinya dengan kasta tertentu. Para pembuat gerabah pun membuat kasta tersendiri.
Di Bali juga unik.
Riwayat Kasta dibali dimulai ketika Bali dipenuhi dengan kerajaan-kerajaan kecil dan Belanda datang mempraktekkan politik pemecah belah, kasta dibuat dengan nama yang diambilkan dari ajaran Hindu, Catur Warna. Lama-lama orang Bali pun bingung, yang mana kasta dan yang mana ajaran Catur Warna. Kesalah-pahaman itu terus berkembang karena memang sengaja dibuat rancu oleh mereka yang terlanjur “berkasta tinggi”.
Pada masyarakat Hindu di Bali, terjadi kesalahan pahaman kasta dibali dan kekaburan dalam pemahaman dan pemaknaan warna, kasta, dan wangsa yang berkepanjangan. Dalam agama Hindu tidak dikenal istilah Kasta. Istilah yang termuat dalam kitab suci Veda adalah Warna. Apabila kita mengacu pada Kitab Bhagavadgita, maka yang dimaksud dengan Warna adalah Catur Warna, yakni pembagian masyarakat menurut Swadharma (profesi) masing-masing orang. Sementara itu, yang muncul dalam kehidupan masyarakat Bali adalah Wangsa, yaitu sistem kekeluargaan yang diatur menurut garis keturunan. Wangsa tidak menunjukkan stratifikasi sosial yang sifatnya vertikal (dalam arti ada satu Wangsa yang lebih tinggi dari Wangsa yang lain). Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada warga masyarakat yang memiliki pandangan bahwa ada suatu Wangsa yang dianggap lebih tinggi daripada Wangsa yang lain. Untuk merubah pandangan seperti ini memang perlu sosialisasi dan penyamaan persepsi. Oleh karena itu, lebih baik tidak diperdebatkan lagi.
Yang jadi persoalan, ketika kasta diperkenalkan di Bali di masa penjajahan itu, nama-nama yang dipakai adalah nama Catur Warna: Brahmana, Kesatria, Wesya, Sudra. Jadi, pada saat itu semua fungsi Catur Warna diambil alih oleh kasta, termasuk gelarnya.
Celakanya kemudian, gelar-gelar itu diwariskan turun temurun, diberikan kepada anak-anaknya tak peduli apakah anak itu menjalankan fungsi sosial yang sesuai dengan ajaran Catur Warna atau tidak. Contohnya, kalau orang tuanya bergelar Cokorde, jabatan raja untuk di daerah tertentu, anaknya kemudian otomatis diberi gelar Cokorde pada saat lahir. Kalau orangtuanya Anak Agung, juga jabatan raja untuk daerah tertentu, anaknya yang baru lahir pun disebut Anak Agung. Demikianlah bertahun-tahun, bahkan berganti abad, sehingga antara kasta dan ajaran Catur Warna ini menjadi kacau.
Dalam pergaulan sehari-hari pun masyarakat yang berkasta sudra (Jaba) berkedudukan sangat rendah. Seperti misalnya seorang yang berasal dari kasta sudra harus menggunakan Sor Singgih Basa, untuk menghormati kasta-kasta yang lebih tinggi.
Kasta itu dibuat dan dikemas sesuai dengan garis keturunan Patrinial, diantaranya:
- Kasta brahmana merupakan kasta yang memiliki kedudukan tertinggi, dalam generasi kasta brahmana ini biasanya akan selalu ada yang menjalankan kependetaan. Dalam pelaksanaanya seseorang yang berasal dari kasta brahmana yang telah menjadi seorang pendeta akan memiliki sisya, dimana sisya-sisya inilah yang akan memperhatikan kesejahteraan dari pendeta tersebut, dan dalam pelaksanaan upacara-upacara keagamaan yang dilaksanakan oleh anggota sisya tersebut dan bersifat upacara besar akan selalu menghadirkan pendeta tersebut untuk muput upacara tersebut. Dari segi nama seseorang akan diketahui bahwa dia berasal dari golongan kasta brahmana, biasanya seseorang yang berasal dari keturunan kasta brahmana ini akan memiliki nama depan “Ida Bagus untuk anak laki-laki, Ida Ayu untuk anak perempuan, ataupun hanya menggunakan kata Ida untuk anak laki-laki maupun perempuan”. Dan untuk sebutan tempat tinggalnya disebut dengan "Griya".
- Kasta Ksatriya merupakan kasta yang memiliki posisi yang sangat penting dalam pemerintahan dan politik tradisional di Bali, karena orang-orang yang berasal dari kasta ini merupakan keturuna dari Raja-raja di Bali pada zaman kerajaan. Namun sampai saat ini kekuatan hegemoninya masih cukup kuat, sehingga terkadang beberapa desa masih merasa abdi dari keturunan Raja tersebut. Dari segi nama yang berasal dari keturunan kasta ksariya ini akan menggunakan nama “Anak Agung, Dewa Agung, Tjokorda, dan ada juga yang menggunakan nama Dewa”. Dan untuk nama tempat tinggalnya disebut dengan "Puri". Sedangkan Masyarakat yang berasal dari keturunan abdi-abdi kepercayaan Raja, prajurit utama kerajaan, namun terkadang ada juga yang merupakan keluarga Puri yang ditempatkan diwilayah lain dan diposisikan agak rendah dari keturunan asalnya karena melakukan kesalahan sehingga statusnya diturunkan. Dari segi nama kasta ini menggunakan nama seperti I Gusti Agung, I Gusti Bagus, I Gusti Ayu, ataupun I Gusti. Dimana untuk penyebutan tempat tinggalnya disebut dengan "Jero".
- Kasta Sudra (Jaba) merupakan kasta yang mayoritas di Bali, namun memiliki kedudukan sosial yang paling rendah, dimana masyarakat yang berasal dari kasta ini harus berbicara dengan Sor Singgih Basa dengan orang yang berasal dari kasta yang lebih tinggi atau yang disebut dengan Tri Wangsa - Brahmana, Ksatria dan Ksatria (yang dianggap Waisya). Sampai saat ini masyarakat yang berasal dari kasta ini masih menjadi parekan dari golongan Tri Wangsa. Dari segi nama warga masyarakat dari kasta Sudra akan menggunakan nama seperti berikut : Wayan, Made, Nyoman dan Ketut. Dan dalam penamaan rumah dari kasta ini disebut dengan "umah".
KEHIDUPAN KEMASYARAKATAN KASTA
Pada jaman dahulu, kasta sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Hindu di Bali. Kasta di Bali mulai kental saat masa penjajahan Belanda, sehingga penjajah dapat dengan leluasa memisahkan raja dengan rakyatnya. Selama berabad-abad penduduk Bali telah diajari bahwa kasta yang tinggi harus lebih dihormati, sehingga bila kita berbicara dengan orang yang berkasta tinggi, baik lebih muda, lebih tua, atau seusia, kita harus menggunakan bahasa bali yang halus. Tetapi bila bicara dengan orang berkasta rendah, kita tidak diwajibkan menggunakan bahasa halus.
Misalnya ada seorang ketua organisasi berkasta Waisya, dengan salah seorang anggotanya berkasta Brahmana. Secara otomatis, ketua organisasi tersebut harus menggunakan kata-kata yang halus kepada anggotanya yang berkasta brahmana tersebut. Ada juga kasus seperti seorang guru yang memiliki kasta lebih rendah dari muridnya. Guru tersebut harus berkata sopan kepada muridnya yang berkasta tinggi. Walau begitu, bukan berarti sang murid dapat bertindak sewenang-wenang seperti berkata tidak sopan terhadap gurunya.
Selain perbedaan dalam menggunakan bahasa, kasta juga mempengaruhi tatanan upacara adat dan agama, seperti pernikahan, dan tempat sembahyang. Pada Pura-Pura besar (seperti Pura Besakih), semua kasta bisa sembahyang dimana saja, tetapi pada Pura-Puta tertentu yang lebih kecil, ada pembagian tempat sembahyang antara satu kasta dengan kasta yang lain, agar tidak tercampur.
KASTA DALAM PERNIKAHAN
Kasta juga sangat sering menjadi pro dan kontra, terutama dalam masalah pernikahan. Pada jaman dulu, masyarakat Bali tidak diperbolehkan menikah dengan kasta yang berbeda, layaknya pernikahan beda agama dalam Islam. Seiring perkembangan jaman, aturan tersebut seharusnya sudah tidak berlaku lagi. Namun sebagian penduduk Bali masih ada yang mempermasalahkan pernikahan beda kasta.
Pernikahan dengan kasta yg berbeda dibolehkan dengan syarat kasta yang perempuan harus mengikuti yg laki-laki. Jika kasta perempuan dari kasta yg tinggi, menikah dng kasta yg lebih rendah, maka kasta si perempuan akan turun mengikuti suaminya. Begitu juga sebaliknya, Karena di Bali laki-lakilah yg menjadi ahli waris dari generasi sebelumnya.
Pernikahan beda kasta sendiri ada dua macam, yaitu :
- Kasta istri lebih rendah dari kasta suami. Pernikahan beda kasta ini-lah yang sudah sering terjadi di Bali. Pernikahan semacam ini biasanya memberikan kebanggan tersendiri bagi keluarga perempuan, karena putri mereka berhasil mendapatkan pria dari kasta yang lebih tinggi. Dan secara otomatis kasta sang istri juga akan naik mengikuti kasta suami. Tetapi, sang istri harus siap mendapatkan perlakuan yang tidak sejajar oleh keluarga suami. Saat upacara pernikahan, biasanya batenan untuk mempelai wanita diletakan terpisah, atau dibawah. Bahkan dibeberapa daerah, sang istri harus rela melayani para ipar dan keluarga suami yang memiliki kasta lebih tinggi. Walaupun jaman sekarang hal tersebut sudah jarang dilakukan, tapi masih ada beberapa orang yang masih kental kasta-nya menegakan prinsip tersebut demi menjaga kedudukan kasta-nya.
- Kasta istri tinggi dari kasta suami. Pernikahan beda kasta seperti ini sangat dihindari oleh penduduk Bali. Karena pihak perempuan biasanya tidak akan mengijinkan putri mereka menikah dengan lelaki yang memiliki kasta lebih rendah. Maka dari itu, biasanya pernikahan ini terjadi secara sembunyi-sembunyi atau biasa disebut sebagai "ngemaling" atau kawin lari sebagai alternatifnya. Kemudian, perempuan yang menikahi laki-laki yang berkasta lebih rendah akan mengalami turun kasta mengikuti kasta suaminya, yang disebut sebagai "nyerod". Menurut kabar, sebagian besar penduduk bali lebih menyukai dan lebih dapat menerima laki-laki yang bukan orang Bali sebagai menantu, dari pada menikah dengan laki-laki berkasta lebih rendah, dan mengalami penurunan kasta.
Demikian pembahasan singkat yang dapat saya jelaskan tentang kasta dalam kehidupan sosail ... kurang lebih nya mohon maaf terimakasih
Perubahan Sosisal Pada Masyarakat Jaman Dahulu Dengan Sekarang
Sabtu, 15 November 2014
Posted by Unknown
Hallo kawan
bertemu lagi nih dengan saya , pada kesempatan kali ini saya akan sedikit
membahas tentang perubahan social pada masyarakat dulu dengan sekarang.
Seperti
yang kita ketahui dewasa ini perubahan perilaku social pada masyarakat sangat
terlihat , seperti contoh kecil nya saja saya akan membandingkan bagaimana
orang melakukan refreshing pada jaman dahulu dengan jaman sekarang.
Poco-poco
… pasti pada tau dong apa itu? Ya benar tari poco” orang dulu senang sekali
melakukan tari poco-poco untuk melakukan refreshing pribadi. Mereka beranggapan
bahwa menari dapat menghilangkan rasa penat dalam melakukan aktifitas sehari”.tidak
hanya orang tua bahkan anak-anak usia dini pun senang sekali dengan tari/senam
yang satu ini.
Tapi seperti
yang kita lihat sekarang apakah dari saudara masih ada yang sering melihat
orang melakukan tari poco”? pasti sangat jarang sekali bukan? Orang” jaman sekarang
sangat tidak tertarik terhadap tarian yang sangat popular abad 20an ini ,
bahkan sebagian dari mereka beranggapan bahwa tarian itu katro atau pun kuno.
Dewasa ini
orang-orang lebih memilih untuk dugem untuk
melakukan refreshing sebagai pengganti poco”. Bahkan dugem sekarang
sudah menjadi tren sendiri di kalangan muda masyarakat.
Sebagai
contoh saya mempunyai teman yang sangat hobi dugem . saya bertanya kepada dia alas
an kenapa dia lebih memilih dugem dari pada poco”.alasan nya sangat sederhana
karna dugem hamper sama seperti poco” yaitu menari. Namun dugem memiliki tarian
bebas yang anda sendiri dapat mengekspresikannya sesuai gaya masing” personal .
Jadi dapat
di simpulkan perubahan social dan perlaku masyrakat sangat lah pesat . dulu
nari poco” sekarang dugem hahaha bahkan orang akan di bilang cupu bila tidak
pernah dugem .
Sekian dari saya apabila ada kurang nya maaf ya . see you
@DWP’14
Assalamualaikum Wr Wb ...
Hallo Kawan Blogger Pada Kesempatan Kali Ini Saya Akan Sharing Sedikit Nih Tentang Kegiatan/Tempat Tongkrongan Saya , Ya Waryo Apa Sih Waryo Itu ?
- Definisi
- Kegiatan
Hampir Setiap adanya acara Besar Seperti Idul Adha , Tahun Baru , Atau Hari Libur Waryo Mengadakan BBQ Bersama ... Selain Itu Setiap Minggunya Kita Juga Sering Futsal Sparing Yang Pasti nya Seru Banget.Ga Cuman Itu Aja Saat-saat Liburan Waryo biasanya mengadakan Jalan-jalan Keluar Kota Bareng ... Contoh nya Pada Kesempatan Liburan Tahun Lalu Waryo Goes To Yogya Dan Itu Seru Banget. Rencananya Sih Tahun ini Juga Waryo Mau Pergi Jalan-jalan ke Bali Liburan nanti.
- Permasalahan
Yang Namanya bersosialisasi antar manusia kan ga selamanya berjalan sesuai dengan apa yang kita hendaki , ada kalanya sesama anak waryo berantem ntah secara omongan ataupun fisik.
- Penyelesaian
Demikian yang bisa saya sampaikan tentang waryo kurang lebihnya ya maaf deh ... buat kalian yang mau join lagsung dateng aja di jakarta tara , oh iya buat ilustrasi Ada beberapa Foto Kegiatan di waryo loh Langsung Check It Out aja di bawah .
Sekian Dan Terimakasih.




